Internasional

Kuburan Pelampung di Alun-alun Kota London

By  | 
(Foto; PA)

(Foto: PA)

NTB Times, London – Alun-alun parlemen di depan Big Ben dan Gedung Parlemen di Westminster, pusat Kota London, Inggris, mendadak dipenuhi dengan ribuan jaket pelampung para pengungsi, Senin (19/09) waktu setempat.

 

Seperti dilansir BBC, sejumlah badan amal pengungsi meletakkan 2.500 jaket pelampung tersebut di Lapangan Parlemen di pusat Kota London untuk mengangkat krisis pengungsi dan pendatang.

 

Mereka menyerukan negara-negara di dunia serius menangani krisis pengungsi. Aksi ini datang menjelang pembukaan KTT PBB untuk Pengungsi dan Pendatang di New York, Amerika Serikat.

 

“Kami berharap (aksi) ini akan mengirim pesan kepada para pemimpin dunia untuk menyerukan solusi tahan lama (terkait masalah pengungsi),” kata Sanj Srikanthan, Kepala Kebijakan dan Praktik pada International Rescue Committee, seperti dilaporkan Reuters.

 

 

Aksi yang diberi judul ‘kuburan jaket pelampung’ ini juga dimaksudkan untuk menyerukan agar Eropa dan pemerintah Inggris yang dipimpinan Perdana Menteri Theresa May menerima lebih banyak pendatang.

 

Rehab Sidiqi, perempuan asal Agfhanistan yang kini menjadi salah seorang pengurus lembaga Woman for Refugee Woman berpose di tengah-tengah jaket pelampung para pengungsi, yang pernah digunakan para pendatang yang menyebrang ke Yunani melalui Turki.

 

Badan Pengungsi PBB (UNHCR), International Rescue Committee, Migrant Voice, World Vision, dan Medecins Sans Frontieres bekerja sama untuk melaksanakan aksi itu untuk menggambarkan risiko yang harus diambil migran.

 

UNHCR memperkirakan sebanyak 6.940 orang tenggelam atau hilang di laut ketika mereka mencoba untuk mencapai Eropa antara Januari 2015 dan Agustus 2016.

 

Mayoritas dari mereka adalah orang-orang yang melarikan diri dari peperangan di Suriah yang telah menewaskan sekitar 300.000 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *