Opini

Dubes: Organisasi Internasional Diam Saat Zionis Hancurkan Pemukiman Palestina

By  | 

NTB.Times, Zionis Israel dilaporkan telah menghancurkan sejumlah rumah warga Palestina di sekitar tembok pemisah Tepi Barat, Senin (22/07/2019). Duta Besar Palestina untuk Indonesia menyayangkan sikap organisasi internasional yang diam melihat aksi yang disebutnya sebagai kriminalitas itu.

Israel menuding bangunan-bangunan warga Palestina yang dihancurkan telah dibangun secara ilegal, dan berdiri terlalu dekat dengan tembok yang memisahkan dengan wilayah yang didduuki zionis. Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun mengecam tuduhan dan aksi penghancuran itu. “Keadaan Palestina khususnya Jerusalem masih sama seperti yang pernah disampaikan bulan lalu, bahkan saat ini ada kejadian terbaru, bahwa Israel menghancurkan perumahan Palestina. Ini adalah tindakan yang dikecam banyak orang,” ujar Zuhair dalam konferensi pers di kedutaan besar Palestina di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/07/2019).

Dia lantas mempertanyakan sikap organisasi-organisasi kemanusiaan dan keamanan internasional yang masih bungkam atas penghancuran itu. “Sayangnya, organisasi internasional masih diam dan belum melakukan reaksi apapun terhadap kriminalitas yang dilakukan Israel ini,” lanjutnya.

Meski begitu, Palestina tetap berusaha dan memiliki kemauan keras untuk memerdekakan dirinya. Zuhair menyebut warga masih memiliki secercah harapan untuk kemerdekaan tanah peninggalan Umar bin Khattab itu. “Dengan izin Allah nantinya akan ada kemerdekaan untuk umat, baik dalam wilayah (Palestina) maupun internasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Zuhair kembali menegaskan bahwa Al Quds, yang kerap disebut sebagai Yerussalem, sampai kapanpun akan tetap menjadi ibukota Palestina. Seperti diketahui, bebebrapawaktu lalu Israel telah mengklaimnya sebagai ibukota dan mendapatkan pengakuan sepihak dari Amerika. “Kita berharap Yerussalem ibukota yang abadi dan tidak akan dimiliki oleh pihak lain manapun,” tutupnya.

Dalam konferensi pers kali ini, Zuhair ditemani beberapa delegasi dari Kementerian Ekonomi Palestina, yang datang ke Indonesia untuk mempererat hubungan antar negara. Mereka diagendakan akan melakukan presentasi perekonomian dan perdagangan kepada Indonesia. Dari pihak Indonesia menghadirkan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Komite Timur Tengah dan OKI (KT3-OKI) Fachri Thaib, dan Kepala Sub Direktorat Afrika dan Timur Tengah Kementerian Perdagangan RI, Mochamad Rizalu Akbar. (DIK/R3/Sumber:Kiblat.Net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *