Nasional

Indonesia Ciptakan All Indonesian Final di Myanmar International Series 2019

By  | 

NTB TIMES.COM – All Indonesian Final terjadi untuk kategori tunggal putri dalam final bulutangkis “Myanmar International Series 2019″, di National Badminton Stadium, Yangon (15/9). Sri Fatmawati berhasil mengalahkan Maharani Sekar Batari dalam dua set. Di semi final, Sri Fatmawati mengalahkan Laksika Kanlaha dari Thailand, sedangkan Maharani Sekar Batari menang melawan Thet Htar Thuzar, yang merupakan pemain bulu tangkis peringkat pertama puteri Myanmar.

KBRI Yangon dan perwakilan dari masyarakat Indonesia di Myanmar hadir memberikan dukungan, terutama pada saat hari pertama penyisihan, babak semi final, dan final. KBRI Yangon juga mengundang Tim Indonesia untuk bertemu pada malam seusai babak penyisihan hari pertama, 9 September 2019. Duta Besar RI untuk Myanmar, Prof. Dr. Iza Fadri yang sedang bertugas di Indonesia menyampaikan salam hangatnya untuk memberikan semangat kepada enam belas atlet bulu tangkis Indonesia yang datang ke Myanmar untuk berkompetisi dalam ajang tersebut.

Tim bulutangkis Indonesia yang bergabung dalam PB Jaya Raya Jakarta tidak hanya meraih juara untuk kategori tunggal puteri. E. Randhy F. dan F. Mahardika R. berhasil mengantongi hadiah pertama kategori ganda putera melawan pesaing dari Thailand. Mereka bermain dengan tempo cepat sehingga menegangkan bagi pendukung masing-masing regu. Kepada KBRI Yangon, mengaku fisiknya sudah tinggal “ampas” karena bertanding hampir non-stop sejak babak penyisihan, Randhy tetap memberikan performa terbaiknya saat final, bekerja sama dengan Mahardika yang kebagian tugas menghujani tim lawan dengan smash tajam.

Pemain Indonesia Karono menjadi first runner up tunggal putera. Pemain India Kaushal Dharmamer mengunggulinya melalui rubber set. “Myanmar International Series 2019″ diikuti oleh beberapa negara yaitu Indonesia, Myanmar, Malaysia, Thailand, India, China Taipei, Inggris, dan Uzbekistan. Pememang kategori lainnya, yaitu Liu Chiao-Yun dan Wang Yu Qiao, China Taipei (ganda puteri), serta Lin Yong Sheng dan Liu Chiao-Yun, China Taipei (ganda campuran).(ARS2/Sumber: Kementerian Luar Negeri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *