Seni dan Olahraga

Kementerian Olahraga Beri Penghargaan Atlet dan Pelatih Berprestasi Ajang Tunggal 2019

By  | 

NTB TIMES.COM – Menpora Zainudin Amali didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dan Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, memberikan penghargaan kepada para atlet dan pelatih cabor-cabor berprestasi ajang tunggal Tahun 2019, di Auditorium Menpora, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11) siang. Cabor-cabor berprestasi tersebut adalah, paragliding/paralayang, jet ski, bulutangkis, wushu, pencak silat, dan panjat tebing.
Pemberian penghargaan berupa bonus uang adalah bagian dari perhatian dan apresiasi pemerintah terhadap perjuangan para atlet, pelatih, dan semua yang terlibat dalam cabang-cabang olahraga yang berprestasi mengharumkan nama bangsa. “Terima kasih atas pengabdian para atlet dan pelatih serta semua yang terlibat, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah. Tentu jangan dilihat jumlahnya, kedepan akan terus diupayakan ada peningkatan,” kata Menpora.
Untuk kali ini wujud perhatian tidak hanya pada multi even tetapi juga untuk singgel even yang pada kejuaraan dunia tahun 2019 ini telah menorehkan keberhasilan mengibarkan merah putih dan mengumandangkan Indonesia Raya, memperoleh emas, perak, maupun perunggu.”Perhatikan pemerintah menyeluruh, tidak hanya multi even, pokoknya semua yang berprestasi diberikan apresiasi. Termasuk kita pikirkan terus bagaimana pasca menjadi atlet, masa depannya. Khusus untuk yang ingin mengabdi di pemerintahan kita sediakan tempatnya, untuk menjadi ASN misalnya akan terus kita bicarakan dengan Kementerian/Lembaga terkait agar semakin meningkat dari yang sekarang. Ketika atlet berprestasi kita sanjung, tidak elok kalau sesudah masanya purna terus kita lupakan, mereka telah mengharumkan nama bangsa,” tandas Menpora
Ada enam cabor berprestasi secara ajang tunggal, cabor paragliding di FAI ke-10 World Champion of Paragliding Accuracy Championship, cabor jet ski pada IJSBA Worl Finals, cabor bulutangkis di BWF World Junior Champhionship (Piala Suhandinata), cabor wushu pada World Wushu Championship ke-15, cabor pencak silat di World Pencak Silat Championship ke-18, dan cabor panjat tebing di IFSC Climbing World Cup. Total bonus yang diberikan 6 milyar 154 juta untuk 66 atlet dan pelatih.
Salah satu atlet yang memperoleh penghargaan adalah Aries Susanti Rahayu dari panjat tebing yang berhasil meraih emas sekaligus memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 6,995 detik yang sebelumnya 7,101 detik atas nama Yiling Song. Atas apresiasi bonus dari pemerintah, Aries menyampaikan terima kasih.”Terima kasih kepada Menpora yang sudah memberikan perhatian, semoga kedepan terus ada perhatian sehingga membuat semangat para atlet dan mendorong lahirnya atlet-atlet baru,”‘ katanya. Hadir, para pejabat Kemenpora, Ketum KONI Marciano Norman, dan para pimpinan induk cabor. (ARS2/Sumber: Kementerian Olahraga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *