Daerah

Festival Bau Nyale, Pembuka Menuju MotoGP 2021

By  | 

Kadispar NTB, H. L. Faozal memimpin rapat dengan stakeholder terkait event Festival Pesona Bau Nyale 2020 (Suara NTB/ist)

NTB TIMES.COM – Festival Bau Nyale tahun 2020 merupakan salah satu event pemanasan dan pembuka di awal tahun, menuju Road to Mandalika MotoGP 2021. Kegiatan ini menjadi salah satu event untuk meraih target kunjungan juta wisatawan di NTB mencapai 4 juta orang tahun 2020 ini.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB, H.L.Moh.Faozal, S.Sos.M.Si saat memimpin rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan event  Bau Nyale, Kamis, 30 Januari 2020 di Poltekpar Negeri Lombok, di Praya menyebut Wonderful Event Festival Pesona Bau Nyale,  telah masuk dalam agenda nasional Calender of Event Lombok Sumbawa 2020. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik.

Menurut Faozal, rangkaian  Festival Bau Nyale 2020 yang dipusatkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, memiliki beberapa agenda. Diantaranya Photo Contes,  Peresean, Pelatihan Mandalika Go to School, Dialog Kreatif, Kampung Kuliner dan pada malam puncak ada Pemilihan Putri Mandalika serta hiburan rakyat. Selain itu, di lokasi kegiatan juga akan disediakan khusus tempat untuk para UKM menyajikan produk terbaiknya.

Asisten II Setda Lombok Tengah H. Nasrun menyatakan, kesiapan pihaknya menyambut Festival Bau Nyale 2020. Namun demikian ia berharap kerjasama dan sinergi dari semua pihak untuk ikut mensukseskan event budaya tahunan yang telah menjadi icon masyarakat Lombok itu.‘’Kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah dan NTB, mari kita sukseskan avent nasional ini sebagai langkah menuju MotoGP Mandalika 2021,’’ ajaknya.

Ia juga mengakui selama ini,  Festival Bau Nyale setiap tahun selalu digelar di Pantai Seger. Namun khusus tahun ini, kata Nasrun dipusatkan di KEK Mandilika karena akses transportasi menuju pantai Seger sedang tahap kontruksi untuk persiapan MotoGP 2021.

Di samping persiapan lokasi, Dirpamobvit Polda NTB AKBP Abi Darrin, mengingatkan pentingnya penyiapan langkah antisipasi terkait isu virus Corona dengan akan banyaknya tamu mancanegara yang ingin menyaksikan event budaya maupun internasional lainnya di NTB. ‘’Perlu dari awal dipersiapkan alat-alat dan prosedur terkait penanganan dan penanggulangan penyebaran virus Corona,’’ kata Abi Darrin

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Direktur Poltekpar Lombok NTB Dr. Hamsu Hanafi, MM, Ketua Tim Penggerak PKK Loteng, GM Angkasa Pura, Direktur ITDC, Dinas lingkup Pemrov NTB dan Loteng, perbankan, pelaku usaha, pariwisata se pulau Lombok NTB.

Pemerintah secara resmi telah menetapkan tanggal 14-15 Februari 2020 sebagai tanggal pelaksanaan Festival Pesona Bau Nyale tahun 2020. Hal ini berdasarkan Sangkep Warige yang telah digelar para pemangku adat Sasak beberapa waktu lalu di desa Adat Sasak Ende Sengkol Pujut Lombok Tengah.

Dalam keterangan persnya, Kadispar NTB menjelaskan bahwa lokasi utama perayaan Festival Bau Nyale selalu digelar di Pantai Seger, Kecamatan Pujut. Namun tahun ini, perayaan Festival Pesona Bau Nyale akan dipusatkan di Pantai Tanjung Aan.

Faozal mengatakan, salah satu alasan bergesernya lokasi event ini karena di wilayah Pantai Seger sedang dipenuhi oleh tumpukan material untuk pembangunan sirkuit MotoGP. Selain material, akses jalan menuju ke Pantai Seger juga sedang dibenahi sehingga tidak memungkinkan dilewati oleh kendaraan atau masyarakat dalam jumlah banyak.

Setelah munculnya keputusan pindahnya lokasi utama Festival Pesona Bau Nyale ke Pantai Tanjung Aan, tantangan yang dihadapai yaitu lokasi tersebut harus secepatnya sudah bersih. Artinya tidak ada lagi area semak belukar yang berpotensi mengganggu jalannya acara. ‘’Mudah-mudahan Pak Menpar yang langsung hadir di acara puncak Festival Bau Nyale ini nanti. Kita upayakan,’’ kata Faozal. (ARS2/Sumber: Suarantb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *