Religi

Petarung MMA Ini Dijauhi Keluarganya karena Mualaf

By  | 

Petarung MMA Wilhelm Ott dan istri.
Foto: INSTAGRAM

NTB TIMES.COM – Petarung seni bela diri campuran (MMA), Willhelm Ott, menjadi mualaf pada April 2020 lalu. Petarung asal Austria itu mengungkapkan, apa yang dialaminya usai memeluk Islam lewat akun Instagram pribadinya.

Willhem mengatakan, sejak memutuskan memeluk Islam, sebagian keluarganya berpaling darinya. Meski demikian, Willhelm merasa memenangkan cobaan yang dihadapinya selama menjadi seorang Muslim. Ia yakin akan pertolongan Allah yang selalu ada bersama umatnya.“Sejak saya bertobat, sebagian dari keluarga telah berpaling. Ahamdulillah kami menang. Allah bersama kami, Insyallah,” tulisnya, belum lama ini.

Postingan tersebut mendapatkan banyak komentar dan like dari warganet, termasuk publik figur asal Indonesia, Arie Untung. Arie menyemangati Willhelm lewat komentarnya bahwa suatu saat nanti keluarganya akan kembali.“Anda tidak kehilangan apa-apa, mereka akan kembali suatu hari nanti ketika mereka melihat Anda berubah menjadi orang yang jauh lebih baik karena Allah bersama Anda, waktu akan memberi tahu dan tidak pernah salah,” kata Arie dalam komentarnya.

Willhelm mengumumkan menjadi mualaf pada 16 April 2020. Ia pernah mengungkapkan perjalanan menjadi mualaf lewat wawancara lewat YouTube bersama Arie Untung. Menurut Willhelm, Covid-19 yang menjadi latar belakang dirinya memeluk Islam.

Wilhelm menyampaikan sebelum berkenalan dengan banyak orang Islam, ia mengenal Islam sebagai agama penuh kekerasan. Willhelm sering menyaksikan teror yang dilakukan oleh seorang Muslim, sehingga dalam pikirannya sempat tertanam bahwa wajah Islam dipenuhi dengan kekerasan dan teror.

Namun hal tersebut berubah ketika ada banyak Muslim yang memperkenalkan bahwa Islam tidak seperti menyebar teror. Namun Islam mengajarkan kedamaian.

Willhelm pun banyak bertanya tentang Islam hingga mantap memeluk Islam. Kini ia memilki nama Muslim yaitu Khalid.(ARS2/Sumber:ROL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *